Jangan Sampai Kesalahan ini Terjadi Ketika Menggunakan Semen Conch

Anda tentunya ingin supaya semen conch yang dibeli bisa teroptimalkan untuk proyek yang dijalankan. Tapi sayangnya ada beberapa kesalahan yang masih sering terjadi dalam menggunakan semen. Hal itu yang kemudian bisa membuat bangunan tidak kokoh, meski sudah menggunakan semen yang berkualitas seperti semen merek conch ini. Supaya Anda tidak salah dalam menggunakan, simak beberapa kesalahan yang sering terjadi berikut.

Jenis Semen Memiliki Fungsi Tersendiri

Semen tidak hanya satu macam, terdapat beberapa jenis yang memiliki peruntukannya masing-masing. Semen yang digunakan untuk membangun rumah dengan semen yang digunakan untuk membangun jembatan atau bendungan tentu tidak sama. Sama halnya dengan merek conch, terdapat beberapa jenis semen, yakni semen jenis PCC (Portland Composite Cement) dan jenis SPP (Semen Portland Pozzolan) yang memiliki karakteristik berbeda, jika bingung tanyakan saja pada sales semen conch.

Campuran Semen dan Pasir

Kesalahan yang juga sering terjadi adalah campuran antara semen dengan pasir yang belum merata tapi kemudian terburu-buru diberi air. Padahal seharusnya campuran antara pasir dengan semen harus merata terlebih dahulu, baru kemudian diberi air. Takaran airnya pun harus pas, tidak boleh terlalu banyak atau sedikit. Karena itu akan berpengaruh langsung terhadap kekuatan plesteran nantinya. Plesteran semen pun bisa tidak kuat jika campurannya tidak merata.

Kualitas Pasir dalam Pembangunan

Satu lagi kesalahan yang sering dilakukan dari pengamatan sales semen conch, adalah menggunakan pasir yang terlalu banyak mengandung lumpur. Pasir yang bagus untuk digunakan campuran semen adalah pasir yang sedikit mengandung tanah liat atau lumpur, tidak lebih dari 5%. Karena pasir yang seperti itu daya rekatnya akan lebih kuat dengan semen dan akhirnya pun plesteran akan lebih kuat, tidak mudah menyusut atau retak.

Membasahi Batu Bata Merah

Seharusnya bata merah yang hendak diplester dibasahi terlebih dahulu. Karena jika tidak, suhu panas dari batu bata akan mencari celah keluar ketika sudah diplester. Hal ini yang juga menjadi salah satu sebab munculnya retakan pada dinding. Sehingga jika ingin hasil maksimal, jika semen sudah diantar pengiriman semen jakarta, jangan tergesa-gesa untuk memasang batu bata. Lebih baik dibasahi terlebih dulu baru kemudian diplester dengan adukan semen.

Terakhir, lebih baik untuk Anda membeli semen ini langsung pada distributor resminya. Bukan hanya persoalan harga yang lebih murah, tapi distributor resmi tahu bagaimana menjaga kualitas semen tetap terjaga. Mereka bisa memberikan jasa pengiriman yang menjamin kondisi semen tetap bagus hingga sampai ke tempat tujuan. Anda bisa menghubungi kami sebagai salah satu distributor resmi semen merek conch untuk mendapatkan layanan pengiriman semen jakarta.

 

 

Facebook
Google+
Twitter
LinkedIn